Jumat, 10 Agustus 2012

Apakah kita selalu membahagiakan orang lain?



Apakah kita selalu mendahulukan kebahagiaan orang lain sebelum kebahagiaan kita?

Nabi SAW bersabda: "Orang yang membahagiakan seorang mukmin, ia telah membahagiakanku. Dan orang yang membahagi
akanku ia membahagiakan Allah"

Mungkin pertanyaaan tersebut bisa timbul kapan saja dalam diri kita, ada orang yang selalu membuat orang lain bahagia atau senang baru kemudian dirinya. Ada lagi orang yang tidak perduli akan kebahagiaan orang lain, bagi dia yang terpenting adalah kebahagiaan dirinya yang harus diutamakan (tidak perduli dengan orang lain).

Bagi seorang muslim, membahagiakan orang lain itu menjadi suatu perbuatan yang diperintahkan oleh Rasullullah SAW. Karena perilaku tersebut dapat memberikan pahala yang besar bagi pelakunya, hal tersebut terdapat pada beberapa hadist berikut ini :

1. "Orang yang ingin mengembirakan saudaranya sesama muslim dalam suatu pertemuan, pada hari kiamat nanti, Allah pasti mengembirakannya." (HR. Thabrani)

2. Umar Meriwayatkan: "Amal yang paling utama adalah membuat Mukmin lain bergembira, seperti memberi pakaian, membuatnya kenyang, atau memenuhi kebutuhannya." (HR. habrani)

3. "Amal yang paling dicintai Allah SWT setelah menunaikan ibadah fardhu adalah mengembirakan orang muslim lain." (HR ath-Thabrani)

4. "Orang yang menembirakan saudaranya semuslim pasti mendapat ampunan." (HR.Thabrani)

5. "Orang yang membahagiakan orang lain, Allah akan memasukannya ke dalam surga." (HR.Thabrani)

Janganlah ragu untuk berbuat baik kepada sesama, selama kita ikhlas Allah akan membalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin...

Sumber : KULIAH TUJUH MENIT

Wallaahu a’lam…
Foto: Apakah kita selalu membahagiakan orang lain? 

Apakah kita selalu mendahulukan kebahagiaan orang lain sebelum kebahagiaan kita?

Nabi SAW bersabda: "Orang yang membahagiakan seorang mukmin, ia telah membahagiakanku. Dan orang yang membahagiakanku ia membahagiakan Allah"

Mungkin pertanyaaan tersebut bisa timbul kapan saja dalam diri kita, ada orang yang selalu membuat orang lain bahagia atau senang baru kemudian dirinya. Ada lagi orang yang tidak perduli akan kebahagiaan orang lain, bagi dia yang terpenting adalah kebahagiaan dirinya yang harus diutamakan (tidak perduli dengan orang lain).

Bagi seorang muslim, membahagiakan orang lain itu menjadi suatu perbuatan yang diperintahkan oleh Rasullullah SAW. Karena perilaku tersebut dapat memberikan pahala yang besar bagi pelakunya, hal tersebut terdapat pada beberapa hadist berikut ini :

1. "Orang yang ingin mengembirakan saudaranya sesama muslim dalam suatu pertemuan, pada hari kiamat nanti, Allah pasti mengembirakannya." (HR. Thabrani)

2. Umar Meriwayatkan: "Amal yang paling utama adalah membuat Mukmin lain bergembira, seperti memberi pakaian, membuatnya kenyang, atau memenuhi kebutuhannya." (HR. habrani)

3. "Amal yang paling dicintai Allah SWT setelah menunaikan ibadah fardhu adalah mengembirakan orang muslim lain." (HR ath-Thabrani)

4. "Orang yang menembirakan saudaranya semuslim pasti mendapat ampunan." (HR.Thabrani)

5. "Orang yang membahagiakan orang lain, Allah akan memasukannya ke dalam surga." (HR.Thabrani)

Janganlah ragu untuk berbuat baik kepada sesama, selama kita ikhlas Allah akan membalas dengan pahala yang berlipat ganda. Amin...

Sumber : KULIAH TUJUH MENIT 

Wallaahu a’lam…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar